Pendapat Rasulullah Tentang Berobat Melalui Bekam

Pendapat Rasulullah Tentang Berobat Melalui Bekam  dalam As-Sunan Ibnu Majah dari hadits jubarah Bin Al Mughallas dengan status hadis Dha’if, dari Katsir bin salim ia berkata, ‘Aku mendengar Anas Bin Malik berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Setiap kali melewati suatu kaum, ketika aku dimi’raj kan, pasti mereka berkata kepada ‘ wahai Muhammad ummatmu untuk berbekam’.”

At-Tirmidzi meriwayatkan hadis ini dalam kitabnya jami’ dari Ibnu Abbas dengan redaksi, ‘ Kamu harus selalu melakukan bekam, wahai muhammad!’.

Didalam Shahihain dari hadits thawus dari Ibnu Abbas bahwa nabi SAW melakukan bekam dan memberikan upah kepada orang yang membekamnya.

Pendapat Rasulullah Tentang Berobat Melalui Bekam

Didalam shahihain, dari  Huamidi Ath-Thawil, dari Anas bahwa Rasulullah SAW dibekam oleh Abu Thayyibah, maka beliau menyuruhnya memberinya makanan dengan 2 sha’, dan belaiu berbicara kepada majikan-majikannya sehingga mereka meringankan pajak yang harus dibayarkannya. Nabi SAW bersabda : ” sebaik-baik obat yang bisa anda gunakan adalah Bekam”

Pendapat Rasulullah Tentang Berobat Melalui Bekam

Pendapat Rasulullah Tentang Berobat Melalui Bekam

Sumber gambar: disehat.com

Didalam kitab Jami’ At-Tirmidzi, dia berkata bahwa Ubat Bin Manshur berkata, ” Aku mendengar ikrimah mengatakan bahwa Ibnu Abbas mempunyai tiga pelayan tukang bekam., 2 diantaranya dipekerjakan untuk menghasilkan uang dengan profesinya sebagai tukang bekam, sedangkan satunya lagi bertugas untuk membekam dirinya dan keluarganya. Ikrimah berkata, dan Ibnu Abbas mengatakan bahwa Nabi SAW bersabda, ‘Senikmat-nikmatnya hamba adalah tukang Bekam, karena ia menghilangkan darah kotor, mengeringkan tulang punggung dan menajamkan pandangan mata.‘ dan Ia berkata ‘saat Rasululla SAW dimi’rajkan, stiap beliau melewati sekelompok malaikat, mereka pasti berkata kepada beliau, ‘kamu harus melakukan bekam’. dan Ia berkata Bahwa Waktu yang paling baik melakukan bekam adalah 17,19,21. Beliau juga berkata, ‘sesungguhnya pengobatan terbaik bagi kalian adalah dengan As-sauth, Obat yang dimasukkan pada sisi sebelah mulut (Ladud), bekam dan obat urus-urus.’ Rasulullah SAW pernah melakukan pengobatan dengan memasukkan obat pada sisi mulutnya lalu beliau bersabda ‘siapakah yang bisa memasukkan pada sisi mulutku?’ namun, mereka semua terdiam beliau berkata ‘Semua yang dirumah ini harus diladud (dimasukkan melalui sisi bibirnya) kecuali Abbas’ Hadis ini adalah hadis Ghorib. Ibnu Majah juga meriwayatkan hadis ini.

Semoga bermanfaat.

Referensi: Ibnu Al-Qayyim Al-Jauziyyah ; Tata Cara Pengobatan Ala Nabi (Praktis dan Lengkap)

Abd Rahman Rara