0

Cara membuat makanan tradisional “tumpi tumpi”

Cara membuat makanan tradisional “tumpi tumpi”. katakatamutiaracinta.net. Berada di sebelah selatan dari pulau Sulawesi,  Makassar memiliki banyak ciri khas dari segi budayanya. Bukan hanya dari segi tempat wisata, tari tarian dan nyanyiannya, tapi memilki kuliner yang unik, seperti coto, konro, es pallu butung, pisang epe, sanggara balanda, pisang ijo dan masih banyak lainnya yang lebih unik.

Salah satu kuliner Makassar yang telah jarang dibuat atau disediakan dalam setiap acara adalah tumpi tumpi. Makanan  ini merupakan makanan ciri khas suku bugis Makassar apalagi pada saat ada acara.  Tumpi tumpi adalah makanan yang diolah secara khusus dari daging ikan dengan menggunakan bumbu rempah rempah khusus.

Pembuatan tumpi tumpi tidaklah semudah seperti saya menulis artikel ini, karena telah saya pelajari sendiri dari seseorang yang telah berpengalaman membuatnya. Memang diperlukan banyak kesabaran dan keuletan tersendiri untuk dapat menghasilkan hasil tumpi tumpi yang nikmat dan menggugah selera.

tumpi tumpi

tumpi tumpi

Berikut adalah  Cara membuat makanan tradisional “tumpi tumpi”

Bahan:

Ikan 10 ekor (jumlahnya sesuai selera minimal dua), Ikan yang digunakan dalam pembuatan tumpi tumpi ini ada banyak macamnya. Kita dapat menggunakan ikan teri, ikan layang, ikan katombo (versi Makassar, maaf saya kurang kenal nama versi indonesianya), ikan cakalang dan lain sebagainya. Tak ada syarat mengenai jenis ikan yang digunakan yang terpenting daging ikannya banyak.

Kelapa 2 buah, diparut (jumlahnya sesuai selera).

Kunyit secukupnya sesuai selera.

Bawang merah secukupnya sesuai selera.

Bawang  putih secukupnya sesuai selera.

Lengkuas secukupnya sesuai selera

Sereh secukupnya sesuai selera

Putih telur 3 buah (secukupnya agar tidak berbusa pada saat penggorengan)

Air asam secukupnya (asam ditambahkan air secukupnya lalu diperas)

Cara membuatnya:

ikan yang telah disiapkan, dimasak terlebih dahulu. Setelah itu dipisahkan daging dengan tulangnya. Jangan sampai ada tulang yang tersisa. Daging ikan dihaluskan kasar.

Kelapa yang telah diparut dimasukkan ke dalam daging ikan yang telah dihaluskan kasar. Kemudian ditambahkan kunyit secukupnya sesuai selera. Lalu dihaluskan dengan menggunakan alu atau alat penghalus lainnya (lebih disarankan menggunakan alu dan lesung agar ciri khas rasa tersendirinya).

Bawang merah, bawang putih, lengkuas dan sereh masing masing dihaluskan secara terpisah. Kemudian ditumis bersama hingga tercium aroma khas yang harum. Kemudian dimasukkan ke dalam campuran daging ikan yang telah halus. Ditambahkan putih telur dan air perasan asam secukupnya. Dicampur (saran dengan bantuan alu agar tercipta rasa khasnya).

Setelah pencampuran selesai, campuran daging dan bumbunya telah benar benar tercampur rata. Selanjutnya kita akan membentuknya sesuai selera kita. Pada umumnya di Makassar bentuk tumpi tumpi biasanya berbentuk segitiga, bunga dan daun. Namun jika ingin lebih kreatif lagi kita dapat mencoba berbagai macam bentuk sesuai kreasi kita masing masing. Proses pembentukan diusahakan daging yang dibentuk rapat dan padat agar tak berhamburan atau terpecah pada saat penggorengan.

Setelah dibentuk kita lanjut menggorengnya dengan menggunakan minyak baru. Jika dalam proses penggorengan minyak udah mulai menjadi hitam diharapkan menggantinya dengan minyak baru agar mendapatkan hasil gorengan tumpi tumpi yang cantik. Kita juga dapat menyepuhnya dengan telur sebelum digoreng atau dapat juga kita tambahkan irisan cabe atau Lombok besar di bagian atas tumpi tumpi sebelum di sepuh dengan telur. Tujuannya agar penampilan tumpi tumpinya indah dipandang sehingga memukau untuk dinikmati.

Selamat mencoba…

Fitriani Fajri

Leave a Reply