0

3 Kandungan Gizi Buah Apel Yang Mencegah Penyakit Jantung

Buah apel yang memiliki nama latin (Pyrus malus) merupakan salah satu buah yang mudah ditemukan di daerah dengan temperatur udara dingin. Tumbuhan ini di daerah Eropa dibududayakan terutama di daerah subtropis bagian utara. Di Indonesia, Malang (Jawa Timur) terkenal sebagai daerah penghasil buah apel. Tumbuhan ini dapat tumbuh dengan baik diketinggian sekitar 1200 meter di atas permukaan laut dengan tinggi batang pohon dapat mencapai 7-10 meter.

Mengonsumsi buah dan sayuran untuk pemenuhan nutrisi sehari-hari sudah menjadi anjuran yang harus dipenuhi terutama kandungan zat gizi dan mineral yang membantu penyerapan dan menjaga agar tubuh tetap seimbang. Salah satu contohnya adalah buah apel.

Beberapa penelitian yang telah dilakukan terkait kandungan gizi seperti Kalium, Pektin dan Kuersetin yang terdapat dalam buah apel ternyata dapat mencegah penyakit jantung.

3 Kandungan Gizi Buah Apel Yang Mencegah Penyakit Jantung

3 Kandungan Gizi Buah Apel Yang Mencegah Penyakit Jantung

Image courtesy of [Naito8] at FreeDigitalPhotos.net

3 Kandungan Gizi Buah Apel Yang Mencegah Penyakit Jantung

Kalium
Kalium adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang K dan nomor atom 19. Kalium berbentuk logam lunak berwarna putih keperakan dan termasuk golongan alkali tanah. Secara alami, kalium ditemukan sebagai senyawa dengan unsur lain dalam air laut atau mineral lainnya. Kalium teroksidasi dengan sangat cepat dengan udara, sangat reaktif terutama dalam air, dan secara kimiawi memiliki sifat yang mirip dengan natrium.

Kalium, khususnya pada apel merah, dapat meningkatkan keteraturan denyut jantung, mengaktifkan kontraksi otot, mengatur transfer zat gizi ke dalam sel, mengendalikan keseimbangan cairan dalam jaringan dan sel tubuh, serta membantu mengatur tekanan darah.

Apel terutama yang berwarna merah, tergolong memiliki kandungan kalium cukup tinggi kalium. Setiap 100 gram bagian apel merah yang dapat dimakan terdapat kandungan sekira 203 mg kalium.

Pektin

Pektin adalah senyawa polisakarida kompleks yang yang terdapat dalam dinding sel tumbuhan dan dapat di temukan dalam berbagai jenis tanaman pangan. Pektin pertama kali di temukan oleh Vauquelin dalam jus buah pada tahun 1790. Namun saat itu senyawa yang dapat mengentalkan sari buah ini belum diberi nama. Baru setelah pada tahun 1825, Henri Braconnot berhasil mengisolasinya dari tumbuhan, zat yang bermanfaat sebagai perekat dan stabilizer ini di beri nama asam pektat. Wujud pektin hasil ekstraksi adalah berbentuk serbuk berwarna putih agak kecoklat-coklatan.

Pektin dikenal sebagai antiokkolesterol karena dapat pengikat asam empedu yang merupakan ekskresi dari metabolisme kolesterol. Makin banyak asam empedu yang diikat oleh pektin dan terbuang keluar tubuh, makin banyak kolesterol yang dimetabolisme yang artinya jumlah kolesterol akan menurun.

Hasil penelitian memperlihatkan, pektin apel dapat mengurangi kandungan kolesterol LDL sebanyak 10%. Kolesterol LDL merupakan penyebab penyakit jantung dan stroke. Selain menurunkan LDL, apel tidak mengurangi kolesterol HDL atau kolesterol ‘baik’. Sehingga apel diperkirakan mampu memperkecil risiko penyakit jantung hingga 20%.

 Pektin juga salah satu jenis serat yang bersifat larut dalam air. Karena berbentuk gel, pektin dalam memperbaiki otot pencernaan dan mendorong sisa makanan padasaluran pembuangan. Serat larut pun ternyata mampu memperlambat masuknya glukosa dari pencernaan karbohidrat ke aliran darah. Hal ini sangat bermanfaat untuk mengontrol penyakit kencing manis.

 Kuersetin

Kuersetin (Quercetin) adalah suatu zat aktif kelas flavonoid yang secara biologis amat kuat. Bila vitamin C mempunyai aktivitas antioksidan 1, maka questecin memiliki aktivitas antioksidan 4,7.

Sifat antioksidan quercetin menunjukkan kemampuan luar biasa untuk mengurangi risiko penumpukan plak di arteri yang dikenal pula sebagai aterosklerosis. Aterosklerosis merupakan keadaan dimana pembuluh darah terjadi penyempitan dan bahkan penyumbatan. Penyumbatan pembuluh darah dapat berakibat fatal. Darah yang menggumpal bercampur dengan lemak yang menempel di pembuluh darah. Akibatnya serangan jantung terjadi bila plak menyumbat arteri coronaria dan stroke jika penumpukan plak pada aliran darah ke otak sehingga beresiko menyebabkan kematian mendadak.

Quersetin dipercaya dapat melindungi tubuh dari beberapa jenis penyakit degeneratif dengan cara mencegah terjadinya proses peroksidasi lemak. Quercetin memperlihatkan kemampuan mencegah proses oksidasi dari LDL dengan cara menangkap radikal bebas dan menghelat ion logam transisi.

Demikianlah artikel 3 Kandungan Gizi Buah Apel Yang Mencegah Penyakit Jantung ini dibuat semoga dapat bermanfaat buat para pembaca, tentunya kami berharap dengan gaya hidup yang serba instan, saat ini juga perlu mengimbanginya dengan asupan buah-buahan sehingga zat-zat pencetus dari penyakit jantung dapat dicegah.

Abd Rahman Rara

Leave a Reply